Inggris desak Rusia bebaskan kapal-kapal dan awak Ukraina

Buenos Aires (ANTARA News) – Rusia harus membebaskan kapal-kapal Ukraina beserta para awak yang ditangkapnya pada Minggu (25/11), kata Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Kamis (29/11).

Ia menambahkan bahwa Inggris akan terus mendorong agar “sanksi-sanksi yang selayaknya” dikeluarkan terhadap Rusia.

Rusia pada Minggu mengeluarkan tembakan terhadap tiga kapal Ukraina dan kemudian menangkap kapal-kapal tersebut serta awaknya di dekat Krimea, wilayah yang dicaplok Rusia dari Ukraina pada 2014.

Moskow dan Kiev saling menyalahkan atas kejadian itu.

“Ini adalah bagian dari pola perilaku Rusia. Mereka harus membebaskan kapal-kapal itu dan para awak, mereka harus menurunkan ketegangan,” kata May kepada para wartawan dalam penerbangan menuju pertemuan puncak G20 di Argentina.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga dijadwalkan hadir pada konferensi tingkat tinggi tersebut.

“Kita selalu berada di garis depan di Uni Eropa untuk mendesak agar Rusia diberi sanksi terkait perilakunya,” tambahnya.

“Kita akan terus mendorong apa yang kita anggap sebagai sanksi yang layak terhadap Rusia.”

Sebelumnya pada awal pekan ini, sejumlah politisi senior Eropa mengangkat kemungkinan penjatuhan sanksi-sanksi baru terhadap Rusia untuk menghukum negara itu karena menangkap kapal-kapal Ukraina.

Baca juga: Politisi Eropa serukan sanksi baru terhadap Rusia terkait Ukraina
Baca juga: Inggris minta Uni Eropa tambah sanksi bagi Rusia

Sumber: Reuters
Editor: Tia Mutiasari/M. Irfan Ilmie

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018