Kasus HIV naik di Eropa Timur, turun di Eropa Barat

London (ANTARA News) – Lebih dari 130.000 orang lagi didiagnosis terinfeksi HIV tahun lalu di Eropa Timur, angka tertinggi yang pernah terdata untuk kawasan tersebut.

Sementara itu, jumlah kasus baru di Eropa Barat menurun, kata para pakar kesehatan masyarakat dunia pada Rabu.

Di negara-negara Kawasan Ekonomi Eropa dan Uni Eropa, data menunjukkan angka penurunan tahun 2017, terutama didorong penurunan 20 persen sejak tahun 2015 pada pria-pria yang melakukan hubungan seks dengan sesama pria. Secara keseluruhan, tren kenaikan di Eropa tidak terlalu tajam dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menurut data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Eropa (ECDC) serta kantor regional WHO untuk Eropa, hampir 160.000 orang di Eropa didiagnosis terinfeksi HIV, yang menyebabkan AIDS.

“Susah untuk membicarakan berita baik menghadapi tahun lain jumlah orang yang begitu besar terinfeksi HIV,” kata Zsuszsanna Jakab, direktur kantor regional WHO.

Dia mendesak pemerintah negara-negara serta para pejabat kesehatan untuk mengakui betapa seriusnya situasi ini. “Tingkatkan penangangan Anda sekarang,” ajaknya.

Baca juga: Eropa rekomendasikan izin penggunaan pil pencegah AIDS, Truvada

Sumber: Reuters
Editor: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018