PM Inggris pimpin sidang kabinet setelah rancangan Brexit disepakati

London (ANTARA News)  – Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Rabu akan memimpin sidang kabinet khusus membahas rancangan perjanjian pemisahan Inggris dari Uni Eropa (Brexit), yang telah disetujui oleh Inggris dan Uni Eropa.

BBC pada Selasa (13/11) mengutip seorang sumber, yang tidak ingin disebutkan namanya, yang mengatakan rancangan perjanjian Brexit telah disepakati “pada tingkat teknis” oleh para pejabat dari kedua pihak setelah mereka melakukan perundingan terus-menerus pada pekan ini.

“Sidang kabinet akan dilangsungan pada pukul 14.00 besok (Rabu) untuk mempertimbangkan rancangan perjanjian yang telah dicapai oleh tim-tim perunding di Brussel, serta untuk menentukan langkah-langkah berikutnya,” kata seorang sumber pemerintah kepada Xinhua.

“Para menteri kabinet sudah diminta untuk membaca dokumen tersebut sebelum sidang (kabinet) berlangsung,” kata sumber itu.

Jika segalanya berlangsung baik bagi PM May, kabinetnya diperkirakan akan menyetujui perjanjian itu pada Rabu.

Keputusan akan berada di pengadilan Uni Eropa, yang para pemimpinnya diperkirakan akan memberikan lampu hijau pada pertemuan puncak bulan ini.

Masa depan perbatasan Irlandia selama ini menjadi masalah besar terakhir yang akan diselesaikan dalam perundingan daftar poker.

Perjanjian tersebut, bahkan jika disetujui oleh pemerintah Inggris dan Uni Eropa, masih harus menjalani proses pemungutan suara oleh parlemen kedua pihak.

Inggris dijadwalkan berpisah dengan Uni Eropa pada 29 Maret tahun depan.

Baca juga: Ratusan ribu orang berunjuk rasa tuntut referendum kedua soal Brexit
Baca juga: Kurs dolar AS melemah setelah rancangan Brexit tercapai

Sumber: Xinhua-OANA
Editor: Tia Mutiasari/Mohamad Anthoni

Pewarta: Antara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018