| by admin | No comments

Dirjen Migas: Cadangan BBM 20 Hari Tetap Aman

Jakarta: Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto turut menanggapi pernyataan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyinggung ketahanan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang hanya cukup untuk 20 hari.

Djoko tidak memungkiri hal tersebut. Dia mencontohkan pada momen Natal dan Tahun Baru 2018 di mana disiapkan cadangan BBM untuk 20 hari namun masih tetap dalam kondisi yang aman. “Natal dan Tahun Baru kemarin 20 hari kan? Aman enggak? Aman kan. Nah ya sudah,” tegas Djoko, di Jakarta, Rabu, 16 Januari 2018.

Selain itu, dia memberikan penjelasan mengapa cadangan tersebut hanya untuk 20 hari. Djoko bilang perlu infrastruktur yang bisa mengimbangi cadangan dalam jumlah besar. Saat ini, Djoko mengakui, apabila cadangannya lebih besar maka belum ada tempat penyimpanan dan pengolahan atau kilang yang mencukupi.

Lagi pula, masih kata dia, pemerintah saat ini tengah berupaya mengurangi penggunaan BBM fosil dan menggantinya dengan yang lebih ramah lingkungan. Artinya, ia menegaskan, akan mubazir jika cadangan fosilnya tersedia dalam jumlah besar.

“Kita kan sekarang punya program kendaraan menggunakan yang lebih ramah lingkungan B20, nanti B100, berbahan gas. Nah kalau kita bangun kilang besar-besaran, terus mobilnya sudah pakai listrik ya jadi mubazir. Malah jadi biaya kan,” pungkas dia.

(ABD)