| by admin | No comments

Hingga 2018, Penghematan Energi Indonesia Capai Rp31,8 Triliun

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat hingga akhir 2018, Indonesia telah berhasil melakukan penghematan energi sebesar 31,01 giga watt per hour (GWP) atau Rp31,8 triliun.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana mengatakan realisasi tersebut melebihi target hingga 2018 yakni sebesar 22 GWP. “Jadi 141 persen lebih hemat dari target,” kata Rida di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Januari 2019.

Rida mengatakan ada dua kegiatan pokok yang berkontribusi dalam penghematan energi. Pertama dari sisi penerapan manajemen energi kedua dari sisi penggunaan standar kerja energi minimum.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Konservasi Energi Hariyanto mengatakan penerapan manajemen industri terutama untuk dunia industri yang mengganti penggunaan energi lebih hemat.

Selain penghematan energi, Indonesia juga berkontribusi terhadap kesepakatan dalam Perjanjian Paris untuk mengurangi emisi gas rumah kaca atau penurunan karbondioksida (CO2). Hingga akhir 2018 Indonesia ikut berkontribusi menurunkan CO2 sebanyak 43,8 juta ton. Capaian tersebut melebihi target 36 juta ton.

“Pengurangan melalui penggunaan bahan bakar rendah karbon, jaringan gas, konverter kit berkonribusi menurunkan 3,8 persen,” jelas Hariyanto.