| by admin | No comments

Kementerian ESDM Klaim Anggaran 2018 untuk Infrastruktur

Ilustrasi Gedung Kementerian ESDM. (FOTO: Medcom.id/Patricia Vicka)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim selama 2018 anggaran digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan program-program yang menyasar langsung ke masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan mayoritas anggaran dibelanjakan untuk infrastruktur. Realisasi anggaran hingga akhir tahun tercatat hampir 90 persen.

Adapun sebanyak 54 persen anggaran Kementerian ESDM pada 2018 dibelanjakan untuk belanja publik fisik untuk program yang menyasar langsung kepada rakyat kecil.

“Belanja untuk infrastruktur atau publik fisik sebesar 54 persen atau sekitar Rp3,6 triliun untuk program dan kegiatan yang diperlukan masyarakat,” kata Ego di Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019.

Ia menyebutkan beberapa program yang dimaksud adalah jaringan gas kota, konversi minyak tanah ke elpiji, konverter kit untuk nelayan kecil, Penerangan Jalan Umum (PJU), Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk masyarakat di daerah pelosok, juga sumur bor untuk daerah yang sulit air.

Anggaran yang pro-rakyat ini juga diikuti capaian realisasi penyerapan yang semakin membaik.

“Dalam 10 tahun terakhir sejak 2009, baru kali ini penyerapan anggarannya telah mencapai di atas 87 persen, dari total anggaran Rp6,6 triliun,” tukas Ego.

(AHL)