| by admin | No comments

Pemerintah Bakal Lelang Lima Blok Migas di Januari

Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melelang lima wilayah kerja atau blok minyak dan gas (migas) untuk tahap pertama 2019.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan rencananya lelang tersebut akan dilakukan di Januari. “Di akhir Januari,” kata Djoko di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019.

Dirinya menyebutkan dari lima blok tersebut tiga di antaranya yaitu blok eksplorasi dan dua sisanya adalah blok eks-produksi. Tiga blok eksplorasi yakni Blok Anambas, Blok West Ganal yang merupakan bagian dari Blok Makassar Strait yang dikeluarkan serta Blok West Kaimana. Sementara dua blok eks-produksi yakni Blok West Kampar dan Blok Selat Panjang.

Adapun tahun lalu sembilan blok laku dilelang dengan skema bagi hasil atau gross split.  Sembilan blok tersebut di antaranya Blok Citarum, Blok East Ganal, Blok East Seram, Blok Southeast Jambi, Blok South Jambi B, Blok Banyumas, Blok South Andaman, Blok South Sekakemang, dan Blok Maratatua.

Dari jumlah tersebut secara kumulatif hingga 2018 total blok migas yang telah dilelang dengan skema gross split menjadi 36 blok. Dari lelang-lelang gross split tersebut bonus tanda tangan yang masuk sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga 2018 sebesar USD895,4 juta atau Rp13,4 triliun.

“Dari situ (sembilan blok) kita dapat bonus tanda tangan termasuk untuk wilayah kerja yang sudah berakhir kontraknya dan dilanjutkan sebesar Rp13,4 triliun,” ujar dia.

Lebih jauh ditambahkan, perkirakan investasi dari lelang blok-blok tersebut mencapai sebesar USD2,1 miliar atau setara Rp31,5 triliun.

(AHL)