| by admin | No comments

Pemerintah Kantongi Rp13,4 Triliun dari Lelang Blok Migas di 2018

Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bonus tanda tangan yang masuk sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari lelang wilayah kerja atau blok migas sepanjang 2018 sebesar USD895,4 juta atau Rp13,4 triliun.

Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto mengatakan tahun lalu ada 36 wilayah kerja yang dilelang dengan skema gross split. Dari jumlah tersebut sembilan blok eksplorasi atau baru dilelanh di antaranya telah diminati atau laku dengan skema gross split.

“Lelang wilayah kerja migas eksplorasi gross split sembilan,” kata Djoko di Kementerian ESDM, di Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Sembilan wilayah tersebut di antaranya Blok Citarum, Blok East Ganal, Blok East Seram, Blok Southeast Jambi, Blok South Jambi B, Blok Banyumas, Blok South Andaman, Blok South Sekakemang, dan Blok Maratatua.

Sementara 10 di antaranya merupakan wilayah kerja yang laku karena persetujuan studi bersama. Sisanya yakni blok-blok yang kontraknya berakhir kemudian diperpanjang kembali.

“Dari situ (sembilan blok) kita dapat bonus tandatangan termasuk untuk wilayah kerja yang sudah berakhir kontraknya dan dilanjutkan sebesar Rp13,4 triliun,” ujar dia.

Lebih jauh ditambahkan, perkirakan investasi dari lelang blok-blok tersebut mencapai sebesar USD2,1 miliar atau setara Rp31,5 triliun.

(AHL)