| by admin | No comments

Sinergi Anak Usaha, Cara Pertamina Jaga Kesehatan Keuangan

Jakarta: Penurunan biaya operasional dan produksi di sektor hulu menjadi salah satu fokus PT Pertamina (Persero) dalam menjalankan bisnisnya di 2019. Dengan biaya yang bisa ditekan diyakini menjadi kunci bagi perusahaan untuk terus bertahan dalam bisnis energi di tengah ketidakpastian saat ini.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu mengklaim penurunan biaya tahun ini dilakukan dengan cara yang sebaik-baiknya. Cara yang dilakukan adalah dengan memilah dan memilih kegiatan secara efisien namun tetap berjalan efektif yang salah satunya melakukan sinergi antaranak usaha.

Sebagai contoh Pertamina Hulu Energi (PNE) ONEJ yang terletak di lepas pantai Teluk Jakarta di mana di sebelah baratnya tedapat PHE OSES (Offshore South East Sumatera). Keduanya,, kata Dharmawan, memiliki kondisi geografis dan infrastruktur yang sama.

“Artinya kita bisa lakukan sinergi antara keduanya dalam hal transportasi dan dalam hal pengadaan logistik,” kata Dharmawan, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Januari 2019.

Selain itu, lanjutnya, penurunan biaya juga dilakukan dengan sinergi antaranak perusahaan Pertamina di bidang penyedia jasa yakni antara Pertamina Drilling Services Indonesia dan Elnusa. Penurunan biaya tersebut, tambah Dharmawan, pada dasarnya akan meningkatkan level kesehatan kinerja finansial sebuah perusahaan (free cash flow). 

Apabila kinerja keuangan lebih baik maka perusahaan akan dipandang lebih sehat. Apalagi, saat ini Pertamina kerap kali dicap bangkrut lantaran harus tetap menjalankan penugasan pemerintah dan tidak leluasa untuk menentukan harga jual produk mereka. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk tetap membuat keuangan perusahaan tetap sehat.

(ABD)